fbpx

Angsa Hitam yang Menggabungkan Musik dan Custom Automotive

Melihat penetrasi elemen musik kolaborasi Thrive dan Kimo Rizky di website custom motorcycle ternama.

Rilisan karya custom motorcyle terbaru sebuah bengkeldi bilangan Kemang Timur, Jakarta Selatan ini cukup penting untuk dilihat. Tidak berlebihan rasanya mengimbuhkan atribut artisan kepada mereka, mengingat mereka pun cukup selektif untuk mengeksekusi ide-ide di bengkel merekayang cukup dipertimbangkan namanya dalam skena custom motorcycle di Indonesia.

Mengingat Bike Exif sebagai salah satu referensi global terkait custom motorcycle community membuat narasi yang jarang didengar sebelumnya. Tak di sangka kalau aspek musik menjadi bagian dari narasi reportase. Kejadian yang cukup jarang di Bike Exif, mengingat sebagai custom motorcylce online magazine fokus mereka didominasi oleh karya mekanik. Kolaborasi tersebut lahir sebagai ide hybrid dari 2 industri yang tadinya punya ruang kreasi masing-masing, yang saat ini lebur menjadi satu identitas, The Sight.

Menggabungkan proses pembangunan motor custom ini dengan proses soundscaping mampu mentransformasi keindahan proses custom motorcyle menjadi rangkaian bunyi-bunyian yang dikemas menjadi lagu yang tidak kalah daya tariknya.

Sebagai sebuah platform yang berusaha memberi ruang yang cukup bagi entitas kreator untuk dapat mewujudkan imajinasi di bidangnya masing-masing, Frekuensi Antara membuat rangkaian progam panjang yang menjadi sumber inspirasi atau sekedar piknik audiovisual bagi para penikmatnya. Custom motorcycle buatan Thrive ini dilengkapi dengan identitas lengkapnya melalui persona video manifesto, Kimo Rizky melengkapi proses tersebut dengan lagu yang tidak kalah menarik, membawa imajinasi pengendara motor menjadi bagian dari The Sight. Buah imajinasi dua dunia dengan nuansa birahi atas kegelapan yang agresif.

Hasil dari kerja kolaborasi ini dapat dinikmati oleh publik yang lebih luas di gelaran acara Switchers Trade Show di Minggu ini, 2 September 2018 di Como Park, Kemang Timur, Jakarta. Musik, makanan, dan pameran visual. Dan menyusul merchandise release di Orbis, Jakarta Selatan pada 7 September mendatang.

Be the first to comment.

You must be logged in to leave a comment.

Related News

Aktivitas Foto Prewedding Mengganggu Wisatawan di Bali

Apapun tujuannya, pemotretan prewedding bukanlah suatu hal yang tercela.

Proses Soundscaping T-27 Thrive Motorcycles

Sebuah cerita pertemuan dua craftsman yang memutuskan untuk memajukan karya mere...

Melihat Ata Ratu Live di Bali

Sang Ratu Jungga yang sudah lebih dari 40 tahun berkarya, menyanyikan lagu-lagu ...

Kru Graffiti BTV di Podcast Terbaru GOODNWS

Dalam edisi terbaru podcast #SAYGOODNWS, Goodnws mengundang beberapa anggota kru...