fbpx

Kief: Cosmic Suplex Launching Party

Mengganas disorot warna-warni trippy.

Trio instrumental stoner rock Kief baru saja melangsungkan pesta peluncuran debut albumnya, ‘Cosmic Suplex’ pada hari Sabtu kemarin, 6 April 2019. Dibantu dengan teman-teman yang suportif, Kief menyulap Rossi Musik menjadi wahana audio visual dengan spektrum psikadelik.

Gerbang ke wahana tersebut dibuka pada jam 7 malam. Menengok ke kanan, deretan karya seni rupa milik Rian Mustar, Marco Abhimara, Riza Prawiro, dan Miftah Hudaya terpajang di atas altar yang disinari warna ungu lampu UV. Meski cukup disayangkan, karena pencahayaan yang masih kurang dan letaknya tidak terlalu dekat dengan pintu masuk, pameran mini itu seolah hanya berdiri sebagai dekorasi pada ruang pertunjukan.


 


Sorotan visual interaktif karya Gina Adita di sisi kiri lah yang sontak mencuri perhatian. Dengan teknologi motion tracker, setiap objek yang melintas didepan layar akan terproyeksi bayangannya dalam warna-warni. Tidak ketinggalan 3 proyektor puluhan ribu lumens yang sudah siap menyorot panggung dengan animasi-animasi trippy.

Waktu menunjukan lewat pukul 8, Degupjagad yang didapuk sebagai aksi pembuka duduk bersila di atas panggung dengan controllernya. Seleksi musik Ambient hingga PsyChill pun diputarkan, memantapkan suasana mengawang yang ingin ditawarkan.

Setelahnya adalah waktunya Interdimension Traveler, proyek elektronik duo Panji Dharma dan Adhe Arrio. Lewat berbagai synth dan alat-alat musik elektronik lainnya, malam itu keduanya memainkan musik dengan dentuman kencang. Meski mayoritas audiens masih memilih untuk menikmati malam di Mondo by The Rooftop, namun beberapa yang menyaksikan Interdimension Traveler terikat kuat oleh subwoover yang dipasang didepan panggung.

Hingga yang ditunggu-tunggu datang. Ditengah-tengah penampilan mereka, Kief naik ke atas panggung. El Gringo (Obi), Prof.Hoffman (Akbar), dan Don Marley (Adit) lantas merespon ketukan 4/4 Interdimension Traveller menjadi lebih garang.


 


Lalu progresi musik berubah, Kief tampil sendiri di atas pentas. Menjadi semakin liar dan tidak terkendali, ketiganya terlihat meleleh disorot permainan visual Dimas D dan Gina Adita. Crowd menggila dan sesekali berteriak-teriak.

Dihajar terus, gebukan drum Akbar yang beringas memang selalu menarik perhatian di setiap penampilan Kief. Juga tentunya suara distorsi spacey yang dihasilkan dari permainan gitar Obi yang menegaskan konteks cosmic pada penampilan Kief malam itu.


 

 


Tanpa jeda dan satu dua kata yang diucapkan penampilan Kief selesai di hampir 1 jam durasi. Ketiganya langsung bubar meninggalkan panggung dan penonton yang masih berharap ada aksi lanjutan. Tapi ternyata tidak, lampu Rossi Musik justru menyala, menandakan pertunjukan memang telah usai.

Sebagian penonton yang masih terlalu sadar malam itu mengejar ketertinggalannya di Mondo by The Rooftop dengan diiringi koleksi piringan hitam milik Anggarez. Para personel Kief menyusul kesana untuk menerima berbagai ucapan selamat dari teman-teman.

Dilihat dari berbagai aktifitas pra-acara hingga produksi panggung yang matang, semangat Kief dan rekan-rekannya untuk mengadakan rangkaian pesta peluncuran ‘Cosmic Suplex’ perlu diacungi jempol. Meski tidak bisa dipungkiri bahwa peran show director sepertinya masih diperlukan untuk membuat semuanya jadi lebih matang.

Be the first to comment.

You must be logged in to leave a comment.

Related News

Sebuah Pengalaman Musikal Epik di Spasial

Subtractive, sebuah acara yang digagas oleh Spasial, Sorge Records, Hema Records...

Aktivitas Foto Prewedding Mengganggu Wisatawan di Bali

Apapun tujuannya, pemotretan prewedding bukanlah suatu hal yang tercela.

Peristiwa Menonton dengan Semangat Kolektivitas: Café Society

Menghidupi apresiasi film dengan Ruang MES56, Bakudapan, dan Forum Film Dokument...

OPTIMAL : Frekuensi Antara Launch Party

Keramaian dan kemacetan pada Minggu malam di Jalan Taman Kemang, 7 Juli lebih op...