fbpx

Kru Graffiti BTV di Podcast Terbaru GOODNWS

Dalam edisi terbaru podcast #SAYGOODNWS, mereka mengundang beberapa anggota kru graffiti vandal ternama BTV. Membahas tentang seni mereka, music, dan attitude ibukota.

Untuk sejumlah orang yang ingatannya masih segar pada tahun-tahun awal pembentukan “kolektif” post-2010. Goodnws merupakan sebuah brand name yang sering terdengar saat masa jayanya Treehouse Kemang—yang mungkin sekarang status sebagai ‘incubator kolektif’-nya dipegang oleh Mondo By The Rooftop.

Goodnws, yang menurut para founding fathers-nya sedang keluar dari periode hibernasi yang lama, sedang melebarkan sayapnya dalam penyampaian musik dan visi mereka. Melalui podcast mereka #SAYGOODNWS, pemikiran, ideologi, dan tentunya kurasi musik Goodnws menjadi topik bahasan bulanan mereka.

Dalam edisi terbaru mereka, untuk memperluaskan sayapnya. Goodnws mengundang beberapa anggota kru graffiti vandal ternama BTV, untuk berbicara tentang seni mereka, music, dan attitude ibukota.

FA berbicara dengan Daniel Adisumarta, salah satu anggota utama Goodnws mengenai podcast ini.

FA: Goodnws selama ini telah bergerak di berbagai macam medium; this podcast is new. Ada ceritanya?

Simon Daniel: Dibilang baru juga, enggak juga. Ini kita sudah vol.5 dalam timespan selama kira-kira delapan bulan. Kita tertarik mencoba podcast karena ingin reach market yang lebih luas dengan topik yang lebih lebar lagi, dengan catatan diselingi oleh musik-musik dari Goodnws. Semacam inception-lah.

Untuk volume yang ini, kalian pertama kali mengundang guest speaker. Apa yang memutuskan kalian untuk ini?

Kita sebetulnya pernah mengundang guest speaker tapi setelah denger rekamannya, we were all over the place. Masih amatir. So we decided not to upload the recordings. Untuk rekaman BTV ini kebetulan gue sempet diskusi dengan teman yang anak jurnalistik, dia pernah kerja di media multinasional. Dia mention tentang BTV ini. And they have a lot to say, so we provided the platform. I like people who challenge the status quo.

Bagaimana tentang musiknya? Apakah bertema atau natural selection?

Tidak ada kurasi khusus. Kita coba cari yang terbaru dan kita suka. Sebetulnya ini udah direkam sebulan lebih lalu cuman baru beres mixing aja.

Podcast merupakan salah satu medium yang sedang emerging di Indonesia, apakah strategi kalian untuk stay relevant?

Kalo kata Bruce Lee: ”You must be shapeless, formless, be like water my friend.” So yes, we did this to stay relevant.

Apakah program-program berikutnya yang kita bisa tunggu dalam podcast Goodnws?

More drama yang pasti.

Be the first to comment.

You must be logged in to leave a comment.

Related News

Sebuah Pengalaman Musikal Epik di Spasial

Subtractive, sebuah acara yang digagas oleh Spasial, Sorge Records, Hema Records...

Katalis Kota: Sepenggal Sejarah Budaya Dance Music di Jakarta

Musik itu angin, partynya fokus, DJ itu udah kayak foto model dan mungkin Jakart...

Kantor Teater x Chaos Non Musica x Swoofone di Tuck & Trap

Tidak hanya musik noise, tapi ada juga pertunjukan teater dan seni visual.

Perbandingan Visual Cerita Sukses Joey Alexander & Rich Brian

Dalam rangka ngabuburit, kami meluangkan waktu "stalking" akun instagram musisi ...