fbpx

Melagukan Isu Mental

Mereka yang mengatasi masalah mental dengan berkarya.

Kesehatan mental adalah fondasi dari emosi, pikiran, komunikasi, dan self-esteem. Mental yang tidak sehat mengganggu kehidupan sehari-hari kalian, seperti hubungan dengan teman di sekolah atau hubungan dengan rekan kantor, serta hubungan pribadi kalian dengan pasangan.

Penyakit mental mengacu pada berbagai kondisi kesehatan mental, gangguan yang mempengaruhi suasana hati, pikiran, dan perilaku kalian. Penyakit yang masuk dalam  kategori ini seperti depresi, gangguan kecemasan, skizofrenia, gangguan makan, dan perilaku adiktif.

Banyak orang yang tidak membicarakan tentang penyakit mental mereka yang bisa berujung pada depresi berat dan akhirnya bunuh diri. Contohnya Keith Flint, frontman The Prodigy dan ikon rave yang memutuskan mengakhiri hidupnya sendiri bulan Maret lalu, atau Charles Bennington, vokalis Linkin Park dengan kasus serupa dengan Keith Flint.

Penyakit mental bukanlah hal yang memalukan! Ini adalah kondisi medis serupa dengan diabetes atau penyakit jantung. Kondisi mental dapat diobati, salah satunya dengan cerita kepada teman dekatkalian.  Jika sudah terlalu berat cobalah untuk konsultasi dengan psikiater. Jangan kalian biarkan! Dan berakhir pada kesedihan di keluarga dan teman-teman.

Seperti yang tertulis di atas, kalian tidak perlu malu! Beberapa musisi bahkan menjadikan hal tersebut sebagai sebuah inspirasi. Mereka menulis kisah atas penyakit mereka atau orang terdekat menjadi sebuah lagu.

 

Stuck In A Moment You Can’t Get Out Of – U2 (2001)

Lagu ini adalah percakapan fiksi antara Bono dan temannya Michael Hutchence yang menderita depresi dan akhirnya bunuh diri. Dengan lirik “It’s living in a constant state of nervousness. Did I turn off the stove? Are they laughing at me? Do my friends really love me? Thoughts like these run through your mind continuously.” Bono mengeksplorasi seperti apa rasanya merasa khawatir terus-menerus, meskipun ia tahu itu bodoh.

 

Suicidal Thoughts – The Notorious B.I.G (1994)

Kematian adalah tema umum dalam musik Biggie dan tidak pernah lebih jelas daripada di ‘Suicidal Thoughts’. Dalam keadaan sangat tertekan, ‘Suicidal Thoughts’ adalah catatan bunuh diri. Biggie dalam pilihan antara hidup dan mati, lalu dia menelfon Puff Daddy untuk menjelaskan keputusan yang sudah dia pilih. Lagu ini berakhir dengan tragedi dengan satu tembakan, diikuti oleh telepon yang terlepas.

 

Ashes to Ashes – David Bowie (1980)

Kita semua tau Major Tom adalah tokoh fiski seorang pemadat dengan dunia yang dimilikinya. Ashes to Ashes bercerita tentang ketakutan-ketakutan yang dipikirkan Major Tom.

 

Emergency Exit – BECK (2005)

Beck bercerita tentang ketakutan-ketakuan yang ada di kepalanya hingga keinginanya untuk bunuh diri. Ia menaruh sebaris lirik suram seperti “To the landlord living Inside my head Never paid my rent Till the lights went dead”

 

Smile – Jay-Z (2017)

Pada ‘Smile’ Jay-Z bercerita tentang masalah rumah tangganya, pernikahan dengan Beyonce yang diambang kehancuran, dan fakta ibunya merupakan seorang gay. Jay-Z bangkit sekarang, dia adalah seorang pembicara untuk manfaat terapi karena bagaimanapun itu telah membantunya untuk sembuh secara emosional.

Be the first to comment.

You must be logged in to leave a comment.

Related News

Berasa Model Peringatan Kesehatan, Dadang Minta Royalti

“Saya yakin itu foto saya meski banyak yang meragukannya,” kata Dadang Mulya...

Aktivitas Foto Prewedding Mengganggu Wisatawan di Bali

Apapun tujuannya, pemotretan prewedding bukanlah suatu hal yang tercela.

Hibriditas Musik Barakatak

Dari Electric ke Apple dan mereka kembali menari bersama di Yogyakarta, dalam ac...

Garapan Kolaborasi “Bali Project” oleh Sekeha Okokan Brahma Diva dan Bali Extreme Drummer

Pada saat itu hujan lebat, gelap gulita, kilat, dan petir bersamaan dengan suara...