fbpx

Apakah Berkendara E-Scooter di Jalan Raya Aman?

Saling perhatikan sekitarnya & jangan cobain pas mabuk!

Seiring dengan tumbuhnya infrastruktur dari MRT sampai pelebaran trotoar sehingga naik pertumbuhan pejalan kaki atau pedestrian, budaya jalanan pun di ibukota berubah secara signifikan, begitupun di kota-kota lainnya. Belum lama ini tiba-tiba secara bersamaan trotoar dan jalan dipenuhi dengan e-scooter berlalu lalang dari jalan-jalan di daerah suburban sampai jalan protokol, begitu pula destinasi liburan seperti Canggu, Bali, mulai dipenuhi Grab Wheels. Dari anak kecil sampai orang dewasa meramaikan zona parkir mengantri dengan HP-nya scan barcode untuk mengaktifkan e-scooternya. Makin malam makin ramai, terutama pada akhir pekan, dini hari warga yang kebanyakan bocah-bocah konvoi. 


 

 

Fungsinya lebih berat untuk rekreasi dan sedikit transportasi, bagaimana dengan keamanan? Untuk perlindungan kepala disediakan helm di setiap scooternya tapi bagaimana dengan menggunakan jalan yang di lalui kendaraan bermotor dan di tengah kemacetan. Di London e-scooter seperti ini illegal kalau melewati trotoar dan jalan raya, enam instansi retail diantaranya Amazon, Aldi dan Halfords sudah mendapatkan surat dari komisioner khusus pesepeda dan pejalan kaki pemda London, Will Norman untuk sosialisasi peringatan baik via online maupun di instansi mereka. Begitupun di Paris, apabila pengendara dilarang melewati jalan pesetrian di denda sebesar 135 euros, kecelakaan pun kerap terjadi.

Belum lama ini bintang Youtuber Emily Hartridge (35 tahun) meninggal akibat tabrakan dengan truk besar, keesokannya seorang anak mengalami cedera di kepala. Sedangkan otoritas pemerintahan kota Austin, Texas, menunjuk badan penanggulangan kecelakaan untuk melakukan investigasi. Hasilnya satu dari  tiga pengendara mengalami kecelakaan pada waktu pertama kali coba dan 63% pengendara mengalami cedera setelah kurang dari 9 kali mengendarainya

Beda cerita di Munich, Jerman, dimana pengendara e-scooter diwajibkan memiliki SIM sama halnya dengan kendaraan bermotor lain, walaupun begitu masih banyak yang lalai mengendarainya seperti Oktoberfest kemarin polisi setempat menangkap 414 pengendara e- scooter karena di bawah pengaruh alkohol dan sebanyak 254 SIM ditahan. 


 

Masih hangat di perbincangan, seperti di film-film aksi Hollywood, tiga anak pengendara mobil menabrak Apotik di Senoparty memakan satu korban meninggal. Sampai saat ini belum ada kejadian kecelakaan fatal terjadi pada pengendara e-scooter tapi bagaimana kalau kejadian konyol karena melihat anak dibawah umur yang banyak menggunakannya? Yah namanya anak-anak cenderung mencoba di tempat-tempat yang bisa tidak lazim seperti di flyover, tengah jalan yang resiko bisa tertabrak truk besar.

Sisi positifnya e-scooter bisa jadi solusi karena memakai listrik, eco living, mengurangi pengendara bermotor di jalan yang padat tetapi untuk keamanan sekitarnya apakah cukup aman?

 

Be the first to comment.

You must be logged in to leave a comment.