fbpx

Bahas Musik Indonesia Sebelum NTS Live di Jakarta.

Dengan Danger Dope, Dea Barandana, dan David Tarigan (Irama Nusantara).

Atas kerja sama Studiorama dan Frekuensi Antara, siaran NTS Live akan digelar untuk pertama kali di Jakarta pada hari Minggu, 30 Juni 2019 di The Moon, Hotel Monopoli, Jakarta. Beberapa nama telah dipilih untuk mengisi siaran tersebut. Sepertu Dea Barandana, Aditya Permana, Munir, Danger Dope, Batavia Strut, dan Irama Nusantara (David Tarigan).

Kami sempat melempar beberapa pertanyaan seputar musik Indonesia kepada separuh diantaranya.

 

Lagu Indonesia apa yang anda rekomendasikan ketika teman dari luar negeri ingin mendengarkan musik dari Indonesia? Ada alasan khusus?

David: Sebenarnya cukup sulit untuk memilih satu lagu saja, karena biasanya saya berusaha memahami latar belakang atau selera mereka dulu sebelum memberi rekomendasi. Tetapi kalau terdesak saya akan memainkan “Jari dan Jempol” dari Deddy Stanzah keras-keras. Lagu itu tidak pernah ketinggalan jaman. Serapahan preman teler menjelang jackpot dengan iringan punk-funk obat-obatan akhir ’70-an gaya Cikaso.

Rencong: The Rollies. Alasannya karena gue dengar karakter soundnya unik banget, raw.

Dea: The Rollies- Disco. Menurut gue ini lagu Indonesia yang paling keren yang gue pernah discover. Komposisi nya a head of its time.

 

 

Bagaimana cara anda mendefinisikan groove khas Indonesia?

David: Goyangan di gang-gang dan kampung-kampung dari ujung Sumatera hingga Papua. Apalagi jika dilakukan saat tidak punya uang.

Rencong: Groove Indonesia sangat unik menurut gue. Karena di indonesia banyak suku, dan banyak instrument musik yang berbeda.

Dea: Biasanya standart pake I VI IV V chord progressions, terus jarang banget nemu lagu instrumental yang keren, kebanyakan ada vocal nya. Biasa, orang Indonesia emang suka sing a long.

Siapakah tokoh musik Indonesia yang menurut anda harus dikenal oleh lebih banyak orang?

David: Deddy Stanzah dan Wandi (One Dee)

Dea: Harry Roesli. Abis nya anak muda jaman sekarang kalo gue tanya tau Harry Roesli pada jawab enggak. Cuman kalau ditanya ‘Despacito’ pasti tau.

Rencong: The rollies , Broery Marantika , dan Lilis Suryani.

 

Beberapa tahun belakangan lagu-lagu Indonesia marak diputar di lantai dansa. Jika menurut anda hal ini berarti sesuatu yang baik, apa yang harus dilakukan agar tren ini bisa bertahan dan bahkan terus berkembang?

Rencong: Seru banget. Senang lah ternyata musik Indonesia bisa juga dijadiin musik lantai dansa kayak di film-film lawas. Semoga bisa terus membudaya!

David: Kalau memang diminati pasti akan makin diulik, makin diusahakan, akan makin banyak macamnya, hingga menjadi pilihan yang seru. Mungkin di satu titik bakal tidak menjadi tren lagi tetapi sebagai sebuah kebiasaan.

Dea: Namanya juga trend kan come and go, nikmatin aja selama masih bisa.


Menurut anda seberepa besar pengaruh radio (baik online maupun konvensional) dalam membentuk citra musik Indoneisa?

Dea: Kalau dari jaman dulu sih jaman gue kecil dengerin radio masih fresh yah, banyaka lawakan ,banyak musik music pop indonesia juga, jadi pengaruh besar yah buat referensi dan pengetahuan. Kalau radio FM jaman sekarang isi nya ngomong mulu nggak ada yang ngedidik, sama kebanyakan iklan terus, kebanyakan lagu-lagu nya tembang lawas nostalgia, jadi menurut gue kurang inovatif.

Rencong: Radio penting banget sih, karena bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

David: Besar sekali. Ada ekspresi khas dari siaran radio yang tidak bisa digantikan oleh media apa pun, apalagi yang berkenaan dengan penyampaian rekaman musik dengan hantaran penyiarnya. Apalagi kalau berbicara tentang musik Indonesia, yang bisa dibilang sebagian besarnya nyaris tidak tersiarkan ke umum sekarang ini, termasuk lewat radio. Padahal musik, sebagai bagian dari suara dan bunyi, itu medium paling kuat untuk mengekspresikan citra. Kita akan menjadi apa yang kita dengar.

Be the first to comment.

You must be logged in to leave a comment.

Related News

Kalau Kalian Belum Ke Pameran PARIPURNA di RUCI Art Space Mending Sekarang

DIVISI 62 berkolaborasi bersama RUCI Art Space dalam mempersembahkan sejumlah ka...

FUNCTION 1.0: Mempertahan Karya Agar Terus Teringat

Membangun suatu event musik yang terus diingat tidaklah mudah sehingga membangun...

OPTIMAL : Frekuensi Antara Launch Party

Keramaian dan kemacetan pada Minggu malam di Jalan Taman Kemang, 7 Juli lebih op...

Kru Graffiti BTV di Podcast Terbaru GOODNWS

Dalam edisi terbaru podcast #SAYGOODNWS, Goodnws mengundang beberapa anggota kru...