fbpx

Berbagai Festival Musik Tradisional di Indonesia Buat Jadi Destinasi Liburan Sepanjang 2020

Biar enggak liburan ke tempat itu-itu lagi

Memasuki tahun yang baru resolusi demi resolusi dibuat. Salah satu yang biasanya muncul adalah target kunjungan ke beberapa destinasi wisata. Perhitungan pun langsung dianggar matang-matang. Mulai dari biaya, waktu singgah yang tepat berdasarkan musim, sampai objek menarik untuk dikunjungi di sekitar destinasi tersebut.

Saya sendiri menganggap aktifitas plesiran bakalan lebih seru jika dibarengi dengan agenda nonton pertunjukan musik, apa lagi kalau jenis pergelarannya susah buat saya dapatkan di Jakarta. SepertiWorld music dan tradisional, misalnya.

Padahal, dengan begitu banyak suku di Indonesia yang masing-masing diantaranya punya tradisi perayaan yang meriah, pertunjukan musik tradisional selalu diadakan untuk memeriahkannya. Beberapa diantaranya bahkan sudah dikemas sedemikian rupa oleh Pemerintah Daerah sebagai komoditas utama yang diandalkan dalam menarik wisatawan. Titel Music Festival pun kerap dipakai.

Jika daftar tujuan wisata kalian di tahun 2020 belum terisi, mungkin sederet festival di berbagai daerah di Indonesia ini bisa jadi target selanjutnya.

 

Toba Caldera World Music Festival /  Lintong Nihuta – Sumatera Utara
Saya akhirnya bisa menentukan waktu paling seru untuk pulang ke kampung saya di Lintong Nihuta yang berlokasi di sekitar Toba. Tepatnya ketika akan digelar Toba Caldera World Music Festival 2020 yang biasanya diadakan di setiap bulan Juni.

Sejak beberapa tahun silam, TCWMF telah diinisiasi oleh Rumah Musik Suarasama dengan bantuan dari berbagai komunitas di Balige dan masyarakat kecamatan Tampahan Tobasa.

Sesuai dengan judulnya, pada perhelatannya di tahun 2019 TCWMF dimeriahkan oleh  nama-nama world music artist dari dalam dan luar negeri yang mempresentasikan musik khas kebudayaan masing-masing. Seperti FieldPlayers (Malaysia), Jade School Guzheng Ensemble feat Prof. Xiaoxin Xiao (China), Daniel Milan Cabrera-Deva Baumbach (Mexico). Community Creative (UNP Padang), Communal Primitive (USU Medan), Ensamble Musik Univ HKBP Nomensen Medan, Ensambel Gendang Kampung (UNIMED Medan), dan beberapa talent lokal lainnya.

 

Solo Keroncong Festival / Solo – Jawa Timur
Bagi yang menyukai atau ingin mencari tahu lebih tentang musik keroncong, Solo adalah pilihan destinasi yang tepat. Apa lagi jika mengagendakan kunjungan di sekitar bulan Juli, karena akan digelar Solo Keroncong Festival.

Selain menampilkan orkes-orkes keroncong asal Solo yang otentik, SKF juga selalu dimeriahkan oleh grup-grup musik dari kota lain yang mempresentasikan berbagai genre musik dengan irisan keroncong.

Festival yang digelar selama dua hari ini pastinya bisa membuka lebih lebar pandangan kita akan musik keroncong. Kepikiran untuk berangkat ke sana tahun ini?

 

Karangasem World Cultural Village Festival / Karangasem – Bali
Biasa diadakan di bulan Oktober atau November, festival ini merupakan respon dari inisiatif UNESCO yang meminta masyarakat untuk mempromosikan dialog antara budaya dan generasi melalui seni rakyat.

Sejajar dengan musik, program-program lain seperti  sarasehan, parade budaya, dan pemutaran film juga digadang sebagai acara utama. Diadakan secara rutin sejak tahun 2016, festival ini bisa jadi alasan alternatif untuk pergi ke Bali.

Daripada ke acara yang itu-itu lagi? emang nya enggak bosen?

 

Pasa Harau Art & Culture Festival / Lembah Harau – Sumatera Barat
Festival ini lahir sebagai koreksi atas Festival Sawahlunto yang sudah digelar beberapa tahun sebelumnya, namun sepi peminat. Pasa Harau bersifat lebih membumi, karena benar-benar melibatkan masyarakat sekitar.

Diadakan di Lembah Harau yang indah, berjarak satu jam perjalanan dari Bukit Tinggi. Pasa Harau disajikan dalam format paket tur. Festival 3 hari ini diisi dengan berbagai program menarik yang jarang dilakukan, termasuk: Pertunjukan Musik Kroncong & Sijobang, Seni Bela Diri Silek Lanyah, Upacara Tradisional Arak Riang, Tarian Tradisional Pasambahan, Ensemble Musik Talempong Pacik , Pertunjukan Seni Randai, Tari Piring, Pacu Jawi, dan banyak lagi lainnya.

Kosongkan jadwal di bulan Agustus jika ingin ke sana!

 

Be the first to comment.

You must be logged in to leave a comment.

Related News

Festival Noise Paling Berpengaruh Kembali Hadir

Jogja Noise Bombing Fest 2020

Indonesia Bangsa Party (?)

Emang iya orang Indonesia suka banget pesta?

Solusi Urinoir Perempuan di festival musik

Bersih dan nggak perlu antri!