fbpx

Bertahan di Tengah Arus Gaya Hidup Makanan Bersama Bakudapan

“Mungkin aku sudah harus memulai untuk mengurangi nasi yang banyak sekali mengandung glukosa dan tidak baik bagi kesehatanku.”

Percakapan ini seringkali terjadi di antara kaum urban yang mulai sibuk dengan rutinitas namun tetap ingin hidup sehat. Tak sedikit pula yang menggunakan alasan bahwa mereka sudah tidak memiliki waktu lagi untuk berolahraga guna menjaga kesehatan tubuh, sehingga satu-satunya yang bisa dilakukan untuk kesehatan mereka adalah menjaga pola makan. Atau ada juga yang melakukan keduanya, olahraga dan menjaga pola makan demi hidup yang lebih sehat. Tentu tidak menjadi suatu hal yang aneh bukan jika semakin ke sini semakin menyadari bahwa pola makan akan berubah? Lalu, apa yang aneh dengan sebuah pernyataan imajinasi tentang sehat melalui makanan yang kita pilih?

Di tengah derasnya arus informasi dan pilihan gaya hidup yang melibatkan makanan berada di dalamnya, di tengah itu lah Bakudapan memposisikan diri untuk tetap berada di dalamnya namun tak hanyut dengan arus. Bakudapan, begitulah nama kelompok studi pangan ini disebut. Mereka beranggotakan 5 orang dan semuanya berdomisili di Yogyakarta. Banyak yang selalu beranggapan bahwa Bakudapan memproduksi makanan sehat dan berjuang demi makanan sehat, tentu saja ini tidak menjadi fokus utama dari Bakudapan. Mereka seringkali melihat arus gaya hidup sebagai sumber untuk melakukan proyek studi.

Bertahan di Tengah Arus Gaya Hidup Makanan Bersama Bakudapan

Misalnya saja, ketika orang berbondong-bondong ingin hidup sehat dan mencari alternatif pangan yang lebih “sehat”, Bakudapan akan bergerak menelisik lebih dalam untuk membedah terma “sehat” dan mencari definisi nya sesuai dengan konteks penggunaan kata nya. Salah satu proyek studi yang sedang mereka kerjakan saat ini adalah Pangan Liar. Pangan Liar adalah istilah untuk menyebutkan alternatif pangan yang tumbuh di sekitar kita dan tidak termasuk ke dalam kategori industri pangan. Contohnya saja adalah moringa atau daun kelor dan tepung mocaf yang terbuat dari singkong hingga olahan umbi-umbian seperti thiwul. Semua contoh itu kini dimasukkan ke dalam jenis pangan super food dan beberapa menyebutnya sebagai pangan liar, pangan lokal hinggan pangan sehat. Tidak sedikit pula yang mengkonsumsi jenis pangan ini untuk kebutuhan sehari-hari mereka.

Berangkat dari gaya hidup dan penyebutan pangan yang berbeda-beda ini, Bakudapan melakukan pendekatan studi yang beragam pula. Pendekatan dimulai dari metode etnografi seperti turun ke lapangan dan bertemu dengan kenyataan yang sebenarnya terjadi ketika berada di lapangan. Setelah turun ke lapangan, Bakudapan melanjutkannya dengan sesi refleksi dan mencoba untuk mengolah apa saja yang sudah didapat dari lapangan. Hal yang seringkali membuat Bakudapan diasosiasikan dengan kegiatan seni karena seringkali menggunakan pendekatan dan presentasi artistik. Misalnya saja, performatif dinner. Performatif dinner juga mereka gunakan sebagai media penyampaian data namun juga sebagai cara untuk mencari data. Semua hal itu dilakukan dengan sentuhan-sentuhan artistik seperti memikirkan gimmick percakapannya, setting ruangan, hingga penciptaan makanan yang dibalut oleh narasi tertentu guna menggiring pembicaraan.

Bertahan di Tengah Arus Gaya Hidup Makanan Bersama Bakudapan

Selain melakukan studi, Bakudapan juga memproduksi merchandise dan produk karya yang bisa dibeli. Mereka memutuskan menggunakan cara ini sebagai strategi untuk bertahan hidup kelompok. Selain itu, mereka juga memilih jurnal sebagai media pengarsipan hasil risetnya dan diperjual-belikan secara umum.

Be the first to comment.

You must be logged in to leave a comment.

Related News

Perbandingan Visual Cerita Sukses Joey Alexander & Rich Brian

Dalam rangka ngabuburit, kami meluangkan waktu "stalking" akun instagram musisi ...

Dominate Jakarta dan Akar Akar Musikalnya

Berbicara dengan Dominate mengenai roots mereka di musik.

FUNCTION 1.0: Mempertahan Karya Agar Terus Teringat

Membangun suatu event musik yang terus diingat tidaklah mudah sehingga membangun...

Kru Graffiti BTV di Podcast Terbaru GOODNWS

Dalam edisi terbaru podcast #SAYGOODNWS, Goodnws mengundang beberapa anggota kru...