fbpx

Comouflataste: Masak Magic

Lebih dari sekedar rasa.

Sukses memberikan kejutan bagi audience yang hadir dalam acara Camouflataste, seisi ruangan terbuka Level 02 sontak berteriak mengagumi karya yang dihasilkan Rendy Ariestanto.

Camouflataste merupakan sebuah perjalanan menuju ‘Decide Land’ yang diprakarsai oleh Mbrace Medan dan diadakan pada tanggal 29 Mei 2019 kemarin. Kelompok pegiat sound, taste, style, dan traveling ini berhasil menarik animo anak muda Medan di setiap kegiatan yang mereka lakukan.

Bercerita tentang Camouflataste, Mbrace Medan berkolaborasi dengan Rendy Ariestanto, seorang chef lulusan Berjaya University College Of Hospitaly. Dia pun mengambil jurusan Bachelor in Culinary Arts. Rendy membawa cerita dalam sajian dessertnya yang ia namai ‘Decide Land’. Adapun sajian dessert dalam cerita Decide Land tersebut adalah seperti chocolate soil, edible candle, burnt cheesecake, edible plant pot, edible snow, dan edible tree trunks yang diatur secara teratur menurut alur dan cerita tentang bagaimana keadaan dan kehidupan alam di Decide Land.

“Ini akan saya berikan secarik kertas yang bertuliskan mantra sebelum memulai acara,” papar Rendy. Kertas yang diberikan Rendy kepada pengunjung adalah makanan yang ia bentuk menyerupai kertas sesungguhnya. Kemudian Rendy juga memberikan sebuah kudapan dengan bentuk menyerupai lilin untuk dipegang dan dinyalakan oleh audience yang hadir. Setelah menyalakannya audience diarahkan untuk membaca mantra dalam kertas sebelumnya.

“Lilin ini akan saya letak diatas meja, lilin ini adalah penerangan bagi Decide Land,” ungkapnya sambil meletakkan lilin diatas meja. Pemuda berkulit putih ini kemudian mengambil palu dan memukul lilin tersebut, audience yang hadir terkagum karena setelah di pukul, lilin tersebut mengeluarkan bubble cokelat yang bisa dimakan.

Salah satu pengunjung, Tika Perempuan begitu dia menyebutkan namanya mengungkapkan kekagumannya. Dirinya sangat tidak percaya bahwa ada chef di Medan yang bisa menghidangkan makanan dengan kejutan-kejutan seperti magic.

“Ini baru pertama kali, sumpah aku sampe ga berkedip liatin chef Rendy bercerita sambil menyajikan dessert-dessertnya itu, keren, Mbrace Medan dan Chef Rendy keren banget, harus ada selanjutnya seperti ini. Ini adalah ilmu bagi pecinta kuliner di Medan,” kagum Tika.

Be the first to comment.

You must be logged in to leave a comment.

Related News

Angsa Hitam yang Menggabungkan Musik dan Custom Automotive

Melihat penetrasi elemen musik kolaborasi Thrive dan Kimo Rizky di website custo...

Memperingati May Day Sebagai Buruh Kreatif

Memperingati May Day bersama Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk De...

Katalis Kota: Sepenggal Sejarah Budaya Dance Music di Jakarta

Musik itu angin, partynya fokus, DJ itu udah kayak foto model dan mungkin Jakart...

Detroit Pistons, Techno, dan Trump Menurut Joe Casey dari Protomartyr

Diskusi Bebas Problema Kota Detroit, Techno, Punk Dan Sedikit Trump Bersama fron...