fbpx

GHB, Obat Klub Paling Berbahaya di Dunia

Sering Memakan Korban, GHB mulai dilarang digunakan party.

Reynhard Sinaga sedang menjadi perbincangan bukan saja di Indonesia tetapi seluruh dunia atas perbuatannya yang yang sangat keji dan menjijikan, yaitu memperkosa lebih dari 100 pria di flat miliknya dan merekam semua kegiatan tersebut. Pria berusia 36 tahun yang sudah menetap di Manchester selama kurang lebih 10 tahun itu baru saja dijatuhkan hukuman seumur hidup oleh Pengadilan federal Inggris.

Dalam melancarkan aksinya Rey sapaan akrab dari “Worst Uk Serial Rapist” itu menggunakan drug bernama Gamma-hydroxybutyrate atau biasa dikenal dengan nama jalanan G”, “Liquid Ecstasy,” “Scoop,” “Easy Lay,” “Georgia Home Boy,” “Grievous Bodily Harm,” “Liquid X,” “Goop,” “Gib,” “Soap,” and “Nitro” untuk membius korban.

Apa sebenarnya GHB? GHB pertama kali disintesis di Prancis pada tahun 1960 sebagai obat bius tetapi kemudian mencapai popularitas pada akhir 1980-an di kalangan binaragawan karena kemampuannya yang diakui untuk meningkatkan kadar hormon pertumbuhan, dan clubbers untuk perasaan penghambatan menurunkan tanpa kecerobohan alkohol. Pada 1990-an, itu dikenal sebagai “obat pemerkosaan”.

Efek jika menggunakan GHB dapat menyebabkan tidur seperti koma dan jika mencampurkannya dengan alkohol meningkatkan efek depresan, yang dengan cepat menyebabkan ketidaksadaran. GHB biasa disamain dengan obat Rohypnol (“roofies”) yang sempat popular di Indonesia pada tahun 90-an awal, sebagai obat pilihan untuk predator seksual. Pada tahun 2001 pemerintah Amerika mendaftarkan GHB bersama heroin dan LSD sebagai substansi tingkat I, dan menurunkan popularitas drug ini.

Namun, data terbaru menunjukkan bahwa penggunaan GHB telah meningkat di seluruh Eropa. Menurut Global Drugs Survey, satu dari empat wanita pengguna narkoba dan satu dari enam pria pengguna narkoba melaporkan pingsan di antara tahun 2017-2018. Di Paris, polisi melaporkan sepuluh koma terkait GHB dalam waktu tiga bulan pada tahun 2018. di Belanda, di mana GHB telah menjadi populer di skena Gabber dan skena hardstyle, penggunaan terus meningkat selama lebih dari satu dekade. Sebuah studi oleh Institut Kesehatan Mental dan Ketergantungan Belanda mengungkap jumlah pasien yang mengunjungi A&E di bawah pengaruh GHB meningkat sebesar 40 persen antara 2009 dan 2014, sementara rumah sakit OLVG Amsterdam telah melihat peningkatan 266 persen dalam penerimaan overdosis dalam lima tahun terakhir.

Akibatnya, GHB mulai dilarang digunakan pada party-party di benua Eropa. Contohnya, pada Tahun lalu polisi Paris mengeluarkan peringatan kepada komunitas klub atas kasus overdosis dan satu kematian terkait dengan GBL dan GHB. Pada bulan September, polisi memaksa penutupan tempat baru Beton, Dehors Brut, setelah dugaan kematian akibat narkoba terjadi di luar tempat itu.

Di benua Australia, Revolver Upstairs klub yang berada di kota Melbourne telah mengindikasikan akan mengeluarkan larangan seumur hidup bagi siapa pun yang tertangkap dengan GHB di dalam klub mereka. Dalam sebuah pernyataan yang dibuat di Facebook, klub mengatakan, “Revolver Upstairs sangat prihatin dengan peningkatan penggunaan GHB obat berbahaya dan sangat mudah berubah.”

Cerita lain datang dari Dj superstar Jackmaster yang terkena kasus pelecahan seksual pada tahun 2018 ketika bermain pada festival “Loves Saves The Day” karena meminum GHB secara berlebihan. Jackmaster mengaku kehilangan kesadaran dan melakukan tindakan seperti ciuman dan pelukan secara paksa kepada para staff dan orang disekitar festival. Walaupun, Jack tidak ingin menggunakan penyalahgunaan zatnya sebagai alasan untuk tindakan yang dilakukan. Jack mengaku jenis perilaku ini tidak bisa ditoleransi dan sepenuhnya keluar dari karakter dirinya.

Be the first to comment.

You must be logged in to leave a comment.

Related News

Resolusi 2019 bersama: Nonton The Chemical Brothers

Soalnya klip video terbaru mereka bikin mupeng banget.

In Bed With: Young Marco

Hubungan Young Marco dengan Indonesia.

Pergi Bulan Madu. Pulang Bikin Party

Cerita di balik gelaran Perky Club