fbpx

Massive Attack Luncurkan Program Untuk Membantu Memetakan Jejak Karbon Industri Musik

Untuk Dunia Yang Lebih Baik.

Tur merupakan sumber pendapatan utama bagi para musisi di era digital seperti sekarang ini, mengakibatkan kenaikan angka produksi karbon industrI. Massive Attack band legenda asal Bristol yang sejak 20 tahun lau menyuarakan isu lingkungan mengambil langkah besar dengan bermitra dengan akademisi dari Tyndall Center for Climate Change Research untuk mengetahui dengan tepat seberapa besar dampak musik terhadap lingkungan melalui studi. Mereka memperluas penelitian dalam siaran pers menjelaskan tujuan mereka untuk “memetakan secara menyeluruh jejak karbon dari siklus tur band, dan untuk menyajikan opsi yang dapat diimplementasikan dengan cepat.”

Para peneliti dari Tyndall Centre for Climate Change Research dari Universitas Manchester akan menganalisis data dari jadwal tur dan rekaman Massive Attack untuk melihat tiga bidang utama di mana emisi CO2 dihasilkan: perjalanan dan produksi band, transportasi dan venue tempat mereka bermain.

Tujuannya adalah untuk memberikan informasi dan panduan kepada industri musik yang lebih luas sehingga dapat mengurangi dampak negatif lingkungannya sehubungan dengan meningkatnya keadaan darurat iklim.

Dalam sebuah op-ed untuk The Guardian, Robert Del Naja menulis bahwa mereka sempat mempertimbangkan untuk menyerah. Namun, ia menambahkan, upaya satu band akan gagal kecuali jika temuan dapat ditingkatkan dan diterapkan pada industri secara luas: “Untuk membuat perubahan sistemik tidak ada alternatif nyata kecuali dengan tindakan secara kolektif.”

Dalam siaran pers mereka, Massive Attack mempertimbangkan keterbatasan upaya yang sebelumnya sudah mereka lakukan seperti penyeimbangan karbon dan reboisasi. “Dalam konteks keadaan darurat,” mereka menulis, “skema dan kredit penyeimbang karbon memiliki nilai yang terus berkurang. Mereka tidak mengurangi emisi karbon yang masuk ke atmosfer dan tidak ada skema penyeimbangan yang secara bersamaan dapat memperbaiki ini. Kenaikan angka karbon menunjukkan efek samping negatif yang serius dari program-program ini untuk masyarakat adat dan masyarakat pedesaan di selatan bumi…. Offset dan lupa tidak dapat bekerja dalam keadaan darurat iklim dan keanekaragaman hayati. ”

Dr Chris Jones, seorang peneliti di Tyndall Manchester, mengatakan: “Kami akan bekerja dengan Massive Attack untuk melihat sumber-sumber emisi karbon dari jadwal tur band. Setiap industri memiliki berbagai tingkat dampak karbon untuk ditangani dan kami membutuhkan kemitraan seperti ini untuk melihat pengurangan emisi karbon secara menyeluruh.

“Lebih efektif untuk memiliki proses pengurangan emisi yang berkelanjutan di seluruh sektor daripada bagi para seniman untuk berhenti dari pertunjukan live. Ini mungkin akan berarti perubahan besar dalam hal-hal yang dilakukan sekarang, tidak hanya melibatkan band tetapi seluruh bisnis dan penonton. ”

Sebelumnya awal bulan ini, Coldplay mengumumkan bahwa mereka akan berhenti tur sampai mereka dapat mendekati netralitas karbon, meskipun tidak jelas sampai sejauh mana program ini berjalan aspek yang paling berbahaya dari industri pertunjukan akan menjadi faktor dalam perhitungan itu. Beberapa seniman termasuk Thom Yorke dan Brian Eno baru-baru ini menandatangani sebuah surat terbuka yang membahas tuduhan kemunafikan terhadap artis tur yang berjuang melawan keadaan darurat iklim.

Tur solo Billie Eilish, pada bulan Maret, akan menampilkan “Billie Eilish eco-village””, di mana para penonton dapat mempelajari tentang peran mereka dalam krisis iklim. Mereka yang berjanji untuk memerangi keadaan darurat iklim dengan organisasi Global Citizen dapat memperoleh tiket gratis ke pertunjukan yang telah terjual habis.

The 1975 berupaya mewujudkan tur mereka yang hemat karbon dan berjanji untuk menanam pohon untuk setiap tiket yang dijual untuk tur Inggris mereka pada bulan Februari. Band asal Inggris ini juga berhenti memproduksi kaos baru, alih-alih mencetak desain baru di atas stok barang lama.



Be the first to comment.

You must be logged in to leave a comment.

Related News

Desain masa depan demi dunia sadar lingkungan

Buang sampah pada tempatnya aja dulu

In Bed With: Young Marco

Hubungan Young Marco dengan Indonesia.

Gebrakan Baru Reading Festival

Pemecah masalah konser.

Melihat isi Trunk House

Rumah klasik dengan diskotek terkecil di Jepang.