fbpx

Peristiwa Menonton dengan Semangat Kolektivitas: Café Society

Menghidupi apresiasi film dengan Ruang MES56, Bakudapan, dan Forum Film Dokumenter.

Café Society, begitulah nama acara menonton reguler setiap hari Selasa yang terjadi di Ruang MES56 itu disebut. Acara menonton ini diinisiasi oleh Ruang MES56 sejak bulan Februari 2017 bersamaan dengan diubahnya platform kerja yang awalnya merupakan ruang galeri menjadi ruang kolektif berbasis studio. Untuk menjalankan acara menonton reguler ini, Ruang MES56 bekerja sama dengan dua kolektif lainnya yaitu Bakudapan dan Forum Film Dokumenter.

Peristiwa Menonton dengan Semangat Kolektivitas: Café Society

Untuk tetap menjaga agar acara menonton ini terus terlaksana, maka diperlukan strategi yang tepat agar bisa memenuhi kebutuhan perawatan yaitu dengan mengaktifkan dapur sebagai garda depan ketahanan pangan sekaligus program. Bakudapan sebagai kelompok studi pangan akan bekerja dalam ranah dapur untuk mengkurasi makanan dan tema makanan. Makanan yang terhidang di dapur ini dijual dengan rentang harga 15,000 rupiah hingga 20,000 rupiah. Hasil penjualan pun akan disisihkan khusus untuk biaya perawatan program misalnya saja membayar listrik dan biaya kebersihan. Dengan begitu, pemilihan film tidak harus terbebani biaya akses karena bisa dengan cara mencari film-film berlisensi commons ataupun film-film milik teman panitia.

Setiap bulannya akan ada tema-tema yang berbeda. Misalnya saja, bulan Agustus mengusung tema ‘Mengalami Kesedihan’. Dengan mengambil contoh kasus di Amerika Latin yang penuh dengan permasalahan kontradiksi gagasannya —seperti teologi pembebasan, perjuangan kebebasan, krisis identitas, hingga realisme magisnya—Mengalami Kesedihan dipilih untuk mewakili situasi Negara di berbagai belahan dunia yang carut marut dan penuh dengan polemiknya. Dengan sudut pandang feminismenya, film-film dipilih dengan menggunakan pendekatan keseharian sehingga penonton akan mudah mengabungkan dengan pengalaman personalnya walaupun contoh kasus yang diangkat adalah Amerika Latin.

Peristiwa Menonton dengan Semangat Kolektivitas: Café Society

Tugas melakukan kuratorial tidak hanya dilakukan oleh FFD, namun Ruang MES56 ataupun Bakudapan bisa melakukannya. Dengan begitu, kontrol terhadap apa yang menjadi wajah Café Society pada bulan itu menjadi tanggung jawab bersama. Rangkaian acara lainnya adalah diskusi yang dilakukan satu kali dalam sebulan untuk membicarakan kira-kira hal apa yang bisa dipelajari dari proses kuratorial film maupun makanannya. Untuk menikmati suasana menonton dengan spirit kolektivitas, bisa langsung saja datang ke Ruang MES56 di Yogyakarta setiap hari Selasa malam.

Be the first to comment.

You must be logged in to leave a comment.

Related News

Pendekatan Intim Kolektif di Banjar Campout 2018

Perhelatan kedua dari Banjar Campout kali ini berlangsung di sebuah Area Perkema...

Make: Analog Fotografi bersama Fadli Aat di Jalan Surabaya

Di segmen kali ini menantang Aat untuk merekam gambar dengan roll film Salak, se...

Melihat Ata Ratu Live di Bali

Sang Ratu Jungga yang sudah lebih dari 40 tahun berkarya, menyanyikan lagu-lagu ...

Xeroxed 5×2: Pasukan Cetak yang Mulai Menggeliat

Belakangan ini, dunia percetakan dan penerbitan kelompok kecil kembali bermuncul...