fbpx

Rabu Rancu III: Yamaha F1ZR, Janda Bohay, dan Bola Tenis Isi Sabu

Kita enggak mau bahas Sunda Empire, enggak jelas!

Setiap hari rabu kami di ruang editorial Frekuensi Antara mencoba sebuah eksperimen baru. Seperti yang telah kami suguhkan sejak beberapa minggu lalu. Sebagai konsumen berita sama seperti kalian, headline mencengang, berita “panas”, ataupun cerita aneh lainnya sudah menjadi makanan sehari-hari kami. Demi kewajiban mewartakan berita, berikut adalah seleksi berita rancu-rancu di hari rabu.

Kali ini, karena kita cukup muak dengan berita mengenai Sunda Empire. Seleksi kali ini tidak mencakupi monarki-monarki mimpi lainnya. Jujur, itu terlalu aneh untuk kita beri perhatian. Sudahlah jangan di sorot lagi.


Seorang anak membakar motor ayahnya, lalu digantung di tiang listik.

Karena kecewa, Muksalmina seorang anak Kepala Desa di daerah Kabupaten Aceh Utara menghancurkan sebuah Yamaha F1ZR. Motor tersebut diduga digunakan oleh untuk mencuri buah sawit oleh salah satu warga desanya. Tindakan destruktif tersebut dilaporkan oleh AKP Zulfitri, Kapolsek Tanah Jambo Aye Aceh didorong rasa malu atas pengunaan kendaraan motor tersebut.


Polisi memburu pelempar bola tenis berisi sabu.

Sabtu, 25 Januari lalu regu pengamanan pos menara LP Kelas IIB Kotaagung memergoki seorang pengendara motor melempari bola tenis ke dalam Lapas. Atas kecurigaaannya, ditemukan barang bukti plastic klip berisi narkotika golongan sabu seberat 19,3 gram di dalam bola tenis tersebut. Satresnarkoba Polres Tanggamus saat ini sedang melakukan penyelidikan atas pelaku pelemparan bola tenis isi sabu.


PNS memalsukan dokumen demi menikahi janda bohay.

Diberitakan di Okezone, seorang PNS (Pegawai Negeri Sipil) Kabupaten Pulang Pisau, Kalimatan Tengah tertangkap memalsukan dokumen kependudukan demi menikahi seorang janda bohay. Upaya gagal saat mempelai wanita mengungkap bahwa dokumen-dokumen yang dibutuhkan—termasuk surat keterangan belum pernah menikah, surat izin orang tua, dan surat keterangan menikah—terbukti palsu. Lagian.


Diwartakan bahwa virus Corona merupakan senjata biologis China.

Dilansir dari beberapa media, tersebar luas sebuah “kabar” bahwa virus Corona yang tersebar dari kota Wuhan, China mungkin—inget ya, mungkin— terkait dengan pengembangan senjata biologis yang dikembangkan oleh pemerintah China. Claim ini dilontarkan oleh Dany Shoham, seorang analis think tank ketahanan dan strategi IDSA (Institut of Defense and Stategic Analysis) di India. Beberapa media mengedepankan narasi bahwa narasumber ex-intelejen Israel, namun klaim dari Shoham hanya mereferensikan jurnal yang ia tulis mengenai kemungkinan — Ya, sekali lagi mungkin — bahwa ada kerterlibatan Wuhan Institute of Virology dengan tentara nasional China, Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) dalam pembuatan senjata biologis.

Be the first to comment.

You must be logged in to leave a comment.