fbpx

Selamat Datang di Jungle Dance!

Pesta eksotis di Samarinda.

Terinspirasi dari hijaunya Kalimantan yang kaya akan sumber daya alam, Mahakam Project tawarkan tema forest party dengan tajuk ‘Jungle Dance’ sebagai event penutup sebelum memasuki bulan Ramadhan. Penulis sempat bertanya tanya “sehutan” apa sih venue gelaran kali ini? soalnya dari pengalaman datang ke event Mahakam Project venuenya selalu berada di pusat kota.

Tanya itu satu persatu terjawab. Venue ‘Jungle Dance’ berada puluhan kilometer dari pusat kota Samarinda. Di sepanjang jalan penulis mencari letak hutan tempat dihelatnya acara. Setelah ngikutin denah dan nanya ke beberapa orang, akhirnya sampai di tujuan. Meski ternyata belum benar-benar sampai karena pengunjung harus masuk dulu ke golf area melewati jalan yang cukup nanjak. Akses jalan menuju venue lumayan sulit dilalui. Aspal putus-putus, kanan kiri pohon pinus, dan jurang yang bisa bikin mampus.

Perlahan riuh mulai membisik, sensual warna lampu neon, dan epiknya visual dari David sudah dapat ditengok diantara pohon-pohon besar yang eksotik. Dan sampailah pengunjung disambut musik yang sedikit jazzy dari Jucticia, talent asal Balikpapan. Ternyata yang perform tidak cuma DJ saja, tapi juga ada pertunjukan musik instrumental yang cocok sama cuaca waktu itu yang sedang hujan rintik. Sayangnya penulis tidak sempat melihat pertunjukan musik sampe (alat musik khas Dayak) yang dipadukan dengan musik elektronik oleh Albi, musisi asal Tenggarong, Kutai Kartanegara.

Mata langsung terfokus ke dance floor dan set panggung yang dikelilingi cottage yang disediakan penyelenggarauntuk crowd yang mau menginap. Semakin lengkap dengan adanya minibar di sudut lantai dansa buat yang belum pede dive ke crowd atau sekedar ingin menghangat badan.

Crowd semakin merapat ketika Socialite, Onal, Panz, Oxceanwave, Snc x BLK 55, Willy Prince, Ferry, Mirzsa,  dan Little Lilo berhasil buat pengunjung mandi keringat dengan track-track andalan mereka. Ricky Arsha yang dilanjutkan Remon asal Samarinda, jadi performer  terakhir yang menutup gelaran ‘Jungle Party’ Mahakam Project edisi ini. Dan ya, saya pribadi mera bahwa usaha yang dilakukan terbilang pantas untuk apa yang didapat.

1 Comment

You must be logged in to leave a comment.

Related News

Ngobrol Bareng Chaos in CBD

Produser bersaudara yang ugal-ugalan.

Kenapa Harus Nyobain Daytime Party?

Pesta di siang bolong. Kayaknya seru juga.

Rabu Rancu VI: Balita Tanpa Kepala, Ariana Grande Asal Malaysia dan Teori Konspirasi Ahmad Dhani

Cerita misterius balita di Samarinda bertemu pria bule pemak...

Midnight Runners-“Kuda Arab” Release Party

Rangkaian Social Hub Bandung yang ketiga.