fbpx

Menanggapi Nominasi Grammy 2020

Masih diisi nama itu-itu saja, Tyler layak menang.

Nominasi Grammy awards 2020 baru saja diumumkan pagi hari waktu Amerika oleh presiden/CEO, Deborah Dugan dan Ketua Akademi Dewan Pembina, Harvey Mason Jr, bersama dengan pembawa acara Alicia Keys dan Bebe Rexha.

Nominasi Grammy tahun ini masih dipimpin oleh nama-nama yang sama, seperti Lizzo, Billie Eilish, dan Lil Nas X. Nominasi terkenal lainnya termasuk Beyoncé, Lana Del Rey, Rosalía, Bon Iver, Vampire Weekend, Tyler, the Creator, Big Thief, Thom Yorke, FKA Twigs, Brittany Howard, The 1975, Steve Lacy, dan lainnya.

Eilish sendiri merupakan artis termuda yang pernah dinominasikan dalam keempat kategori utama (AOTY, SOTY, ROTY, dan Best New Artist). Grammy 2020 akan berlangsung pada 26 Januari di Staples Center di Los Angeles.

Dari nominasi nominasi yang diumumkan pagi hari tadi, apakah Grammy berhasil menjadi semakin netral? berhasilkah mereka merepresentasikan kondisi musik populer teraktual?

 

Dua artis yang sama mendapatkan nominasi dalam empat kategori utama.

Untuk aksi breakout, pencapaian utama Grammy adalah mendapat nominasi dari empat kategori utama yaitu Lagu, Rekaman, Album Tahun Ini, dan Artis Baru Terbaik. Di masa lalu hal ini langka terjadi mungkin hanya didapat oleh satu artis setiap tahunnya seperti  Bobbie Gentry pada tahun 1967, The Carpenters pada tahun 1970, Cyndi Lauper pada tahun 1984, Amy Winehouse pada tahun 2007, dan Sam Smith pada tahun 2015. Tahun ini, tidak hanya satu tetapi dua penyanyi Billie Eilish dan Lizzo .Tidak diragukan lagi hal ini terjadi karena terbantu oleh fakta bahwa jumlah nama yang dapat dinominasikan di setiap kategori telah meningkat dari lima menjadi tujuh. Peluang menjadi semakin besar untuk memenangkan keempatnya seperti yang terjadi pada Sam Smith pada Grammy tahun lalu yang nyaris, memenangkan Song, Record, dan Best New Artist, namun itu adalah momen yang jarang.

 

Ingin nominasi R&B? bernyanyi duo!

Kunci untuk nominasi R&B terbaik tahun ini adalah kekuatan dalam jumlah: Empat dari lima trek untuk penghargaan dalam kategori ini  menampilkan dua vokal. Duet selalu berguna untuk mendapatkan fanbase dari kedua belah pihak. Satu-satunya penyanyi R&B dalam kategori ini yang tidak membutuhkan pasangan adalah Lucky Daye. Dia mengumpulkan total empat nominasi pada hari Rabu, menandainya sebagai favorit nominasi R&B.

 

Kategori rock meleset dari sasaran.

kategori Grammy untuk album rock mungkin melenceng dari nama besar pelakunya. Mungkin hal ini dikarenakan musik “rock” yang semakin meluas secara definisi dan musikalitasnya seperti adanya “post-rock”, “alternative-rock”, “pop-rock” dan lain sebagainya. Sehingga band-band “rock indie” seperti Big Thief dinominasikan untuk Album Alternatif Terbaik ketimbang masuk dalam nominasi Rock bersamaan dengan artis yang dilabeli  “indie” seperti, Thom Yorke dan Bon Iver

Kategori Album Rock itu sendiri biasanya diisi oleh nama besar artis maskulin, dengan pengecualian Cranberry tahun ini, dan arena akting-sentris. Nama-nama Inovator sejati dalam musik masa kini seperti Sharon Van Etten, Charly Bliss, Priests, dan banyak lagi lainnya hilang dari nominasi.

 

Representasi rap dalam kategori utama aneh.

Empat kategori utama (Album Tahun Ini, Rekaman Tahun Ini, Lagu Terbaik Tahun Ini, dan Artis Baru Terbaik) menampilkan representasi artis hip-hop.  Musisi yang dinominasikan  terkait dengan genre ini seperti Lil Nas X, Lizzo, dan Post Malone dianggap oleh banyak orang sebagai artis pop pada saat ini. Pada saat hip-hop telah menjadi genre yang paling banyak dikonsumsi di Amerika, seperti kekhilafan bahwa artis rap seperti Tyler, DaBaby, dan Young Thug tidak menerima nominasi dalam kategori utama. album Lil Nas X “7”mendapatkan nominasi Album of the Year mengalahkan IGOR milik  Tyler terasa sangat aneh.

Kategori hip-hop sendiri lebih baik tahun ini, sehingga beberapa pemilih di Akademi tampaknya memihak pada musik rap, tetapi mereka yang bertanggung jawab atas kategori utama melewatkan ‘kode’ pada apa yang sebenarnya sedang terjadi di genre tahun ini.

Wakil presiden senior Recording Academy untuk penghargaan, Bill Freimuth, mengatakan tahun lalu bahwa ada komite berbeda yang memandu penghargaan genre-spesifik daripada aliran, sehingga dapat berkontribusi pada inkonsistensi.

 

Akademi mencintai Lizzo.

Mereka membuatnya sangat jelas dengan nominasi ini: Akademi memuja Lizzo. Bagaimana lagi Anda bisa menjelaskan delapan nominasi (paling banyak untuk artis mana pun tahun ini)? Lizzo benar-benar mengalami tahun yang baik, berkat singel hitnya “Truth Hurts” dan rilis kembali “Good As Hell,” tetapi mengejutkan untuk melihat berapa banyak nominasi yang ia terima. Nominasi-nya tersebar di berbagai kategori, termasuk Lagu R&B Terbaik, Penampilan Pop Terbaik, dan Rekor Tahun Ini, tetapi yang paling membingungkan adalah penempatannya dalam kategori Artis Baru Terbaik. Perdebatan tentang artis baru bukanlah hal baru. Alessia Cara menerima pujian karena memenangkan penghargaan bertahun-tahun setelah debut musiknya.

Tapi Lizzo mendapatkan pengakuan tahun ini tampaknya tidak pada tempatnya. Sementara dia memiliki momen tahun ini, Lizzo mulai mendapatkan perhatian pada awal 2013. Dia merilis tiga album studio selama enam tahun terakhir, dan lagu “Truth Hurts,” rekor terbesarnya hingga saat ini, yang sudah dalam industri lebih dari dua tahun. Tampaknya Akademi tidak terlalu peduli ketika Anda memasuki industri ini dan lebih banyak tentang seberapa populernya Anda dalam rentang waktu tertentu. tempatnya bisa diberikan kepada artis yang lebih baru seperti DaBaby atau Megan Thee Stallion.

 

Tyler, The Creator memiliki peluang terbaik untuk memenangkan Grammy yang selalu diinginkannya.

Kita semua berpikir mengapa  IGOR milik Tlyer hialng dari nominasi untuk Album of the Year, tetapi setidaknya dia mendapat nominasi untuk Best Rap Album. Sejak Tyler pertama kali muncul pada puncak dekade ini, dia telah terang-terangan tentang keinginannya untuk Grammy. Dulu ketika dia merilis proyek-proyek DIY yang gelap, seperti Bastard dan Goblin, aspirasi Grammynya tampaknya tidak mungkin, tetapi dia terus mengatakan  bahwa itu akan terjadi. Pada 2010, ia bahkan menulis di twitter, “I’ll get the  Grammy.watch.”

”Flower Boy dinominasikan untuk Grammy pada 2018, tetapi Tylermerasa tidak puas. “They played in grams, one number wasn’t enough / I made sure that the bullshit didn’t happen again,” he tapped on “453.” Meskipun dia hanya menerima satu nominasi lagi tahun ini, Tyler memiliki peluang terbaiknya akhirnya memenangkan Grammy tahun ini. IGOR yang diakui secara kritis tampaknya menjadi favorit daripada album dari YBN Cordae, Dreamville, Meek Mill, dan 21 Savage.


 

Lihat dan Baca nominasi Grammy awards 2020 disini

Be the first to comment.

You must be logged in to leave a comment.

Related News

Kelompok Penerbang Roket di Galaksi Palapa

Mendengar dan memahami rilisan terbaru Kelpmpok Penerbang Ro...

Bakal Rilis Film Dokumenter Suzi Q

Pionir rocker kaum perempuan bersuara!

majalah the face bangkit dari kubur

Apakah bisa sukses menggandeng generasi millenial?