fbpx

Tentang Levi’s 501

Putus nyambung saya dengan Levi’s 501.

Setelah datang ke perayaan ‘Levi’s 501 Day’ di Little League Coffee, Jakarta pada hari Sabtu, 18 Mei lalu saya makin sadar kalau Levi’s 501 adalah celana paling ikonik yang pernah diproduksi dalam sejarah fashion. Bagaimana tidak? Jeans ini sudah melewati berbagai era, dari perbudakan tambang, Rock n’roll, British Pop, hingga Grunge. Jeans series ini sudah menjadi saksi bisu sejarah perjalanan budaya manusia.

Jeans yang ditemukan pada tahun 1873 ini emang selalu cocok untuk berbagai macam kondisi. Pas dipakai untuk pertemuan penting seperti meeting dengan client, atau hanya bersantai. Steve Jobs pemilik perusahan software raksasa Microsoft, menjadikan Levi’s 501 pilihan utama bawahan untuk aktifitas sehari-hari.

Untuk saya sendiri jeans ini selalu menemani berbagai fase hidup saya. Saya ingat pertama kali ketika SMP, saya minta kepada Ibu saya untuk dibelikan jeans dengan merengek. Hingga berbulan-bulan sesudahnya, saat selesai mengambil raport saya diajak makan siang oleh kedua orang tua. Kami pergi ke mall di bilangan Jakarta selatan, selesai makan Bapak saya mengajak untuk keliling mall dengan alasan menurunkan makanan. Dalam rute keliling mall tak sengaja kami melewati toko Levi’s meski tak terpikir oleh saya untuk dibelikan jeans.  Bapak saya masuk dan melihat beberapa koleksi sampai dia menemukan jeans berwarna biru muda dengan button fly, ya itu adalah Levi’s 501 yang lalu menjadi jeans pertama saya.

Waktu itu saya belum sadar bahwa Levis’s 501 memiliki potongan khas dengan straight-cut dan medium rise. Berhubung masa itu celana ketat gaya anak emo sedang hype, Levi’s 501 saya menjadi korban pemotongan atas nama eksistensi. Celana ini menemani masa-masa nakal khas anak SMP saya dari cinta monyet pertama hingga adu jotos dengan sekolah lain. Celana itu berakhir di tangan teman saya dengan alasan butuh uang.

Masa itu saya sedang gila-gilanya mendengar Nirvana sampai suatu saat saya menonton rekaman live mereka di MTV-unplugged. Mata saya langsung tertuju pada jeans yang dipakai oleh sang vokalis, dalam pikiran saya sungguh keren jeans Kurt Cobain.

Pada suatu Jumat setelah pulang sekolah teman saya mengajak jalan-jalan ke salah satu pasar loak di Jakarta, pas betul dalam hati saya yang sedang mencari jeans. Kami berputar-putar mencari harta karun hingga menemukan satu tumpukan gunung celana. Kami obok-oboklah tumpukan itu, saya melihat celana dengan warna biru muda, saya ambil dan telaah. Jeans itu seperti yang dipakai Kurt dalam ingatan saya dan ternyata jeans itu adalah Levi’s 501 dan menjadi 501 ke-dua saya.

Karena masa itu musik Grunge menjadi teman aktifitas saya, 501 kedua saya kembali menjadi korban. Kali ini bukan saya pangkas ketat tapi saya robek dan Kurt menjadi orang yang bertanggung jawab atas hal itu. Hingga kuliah semester awal saya menggunakan jeans robek itu sampai saya harus merelakannya tidak terpakai karena peraturan kampus.



Kembali saya tidak memiliki Levi’s 501, tapi kali ini tidak dalam waktu yang lama. Selang beberapa bulan, saya sisihkan uang jajan untuk membeli Levi’s 501 ke-tiga saya. Kali ini Levi’s 501 itu tidak menjadi korban atas nama eksistensi. Celana itu mulus tidak robek dan tidak saya potong. Suatu saat saya mendapat musibah yang mengharuskan saya membuang beberapa barang termasuk Levi’s 501 ke-tiga saya dengan alasan buang sial- kata Ibu saya yang keturunan Jawa. Terpaksa Levi’s 501 itu saya buang di sungai dekat rumah beserta beberapa barang.

Akhirnya pada musim panas tahun lalu saya titip ke Bapak saya yang sedang dinas ke luar negeri untuk dibelikan celana Jeans. Saya tidak berekspektasi apa-apa, dibawain ya syukur dalam hati saya. Seminggu setelahnya Bapak saya pulang dan memberikan sebuah bungkusan. Ketika saya membuka bungkusan itu ternyata isinya adalah Levi’s 501.

Cerita putus-nyambung saya dengan Levi’s 501 hanyalah salah satu cerita tentang bagaimana sepotong pakaian dapat menyimpan banyak memori. Bagaimana dengan kalian? pakaian apa yang pernah menuliskan kisah menarik?

Be the first to comment.

You must be logged in to leave a comment.

Related News

Pilihan Koleksi Spesial Lunar New Year

Biar penampilan mu pas Imlek jadi lebih Hypebeast.

Belanja Barang Penting di Harbolnas

Hasil kurasi yang nggak perlu diragukan lagi...

Tips abisin gaji: Bokul synthesizer!

Habiskan gajimu untuk musik!