fbpx

Tidak Ada Yang Bisa Menghentikan Kita Untuk Joget, Bahkan Covid-19.

Rekomendasi Streaming Langsung.

Akhir pekan kemarin merupakan akhir pekan pertama kita dalam perang melawan Covid-19. Setelah pandemi satu ini dinyatakan masuk ke Indonesia, sejak selasa (17/3) banyak kantor memulangkan pekerja mereka ke rumah demi menghindari penyebaran virus yang telah memakan 48 korban ini.

Mayoritas dari kita mulai kebinggungan melakukan kegiatan apa selama bekerja dari rumah. Menyalakan tv hanya akan ada berita yang semakin membuat kalut pikiran yang akhirnya menurukan imunitas tubuh, membaca buku sudah dilakukan demi mempercepat waktu, atau menonton series dikanal digital hampir semua tamat beruntung bagi kalian yang memiliki playstation atau konsol game lainya karena banyak game terkena potongan harga selama masa isolasi diri ini.

Ternyata skena musik elektronik  tidak pernah kehabisan akal demi memuaskan naluri berdansa para pengemarnya. Dengan tetap mematuhi perintah pemeritah untuk tetap social distancing atau beberapa hari belakang WHO, organisasi kesehatan dunia menyebutnya physical distancing karena terminologi “social distancing” tidak  relevan di zaman digital sekarang ini.

Bagaimana caranya? kalau joget kan pasti di club malam jika dilakukan dirumah sebutnya hom-ses. Ya, setelah kabar banyak dibatalkan nya festival dan event serta anjuran untuk tidak mengumpukan masa. Kanal digital berubah menjadi panggung utama konser, tempat berkumpulnya masa atau tiba-tiba menjadi sebuah dance floor. Hal yang sebelumnya hanya terjadi ketika Festival sebesar Glastonbury atau Coachella teselenggara.


Dimulai pada masa awal pademi Covid-19 menghebohkan benua Eropa, Dj wanita pujaan pengemar musik Techno, Nina Kraviz membuka streaming langsung di kanal youtube miliknya. Berjudul “Nina Kraviz Home Stream Vol.1” , perempuan asal Russia satu ini memaikan set yang unik, berbeda dari set-set bangers khas penyabet gelar Dj of the year 2017 versi majalah mixmag ini, Nina memaikan set lebih santai dari rumahnya yaitu,Disco/House.


Kemudian Luciano atau lebih dikenal dengan Luciano Cadenza, pemegang gelar Tech house Dj tahun 2015 ini bahkan rajin melakukan streaming langsung dari rumahnya setiap hari semasa isolasi diri. Terhitung hari ini sudah sepeuluh sesi dirinya melakukan “Living Room series”. Pada gelaran ini yang mengambil tempat di ruang tamu rumahnya, Luciano megeluarkan koleksi piringan hitam yang tidak akan kalian dengar pada set-set di festival. Bahkan pada satu sesi ia mengajak kita untuk masuk ke dalam studio dan melihat bagaimana ia berproses kreatif.


Yoyaku, label asal Prancis milik Jenaret dan Varhat memang rajin melakukan “Instore session”. Pada masa lockdown yang dilakukan pemerintah Prancis terkait virus Covid-19, Yoyaku mengeluarkan program baru berjudul “Quarantine session” yang sudah berjalan dua kali. Bagi kalian penikmat minimal/techno/micro-house bisa menjadi hiburan semasa #dirumahaja. Janeret, bos dari label ini menjadi orang pertama yang melakukan “Quartine session” langsung dari markas mereka di Paris.

 

Be the first to comment.

You must be logged in to leave a comment.

Related News

Pesta Penyembahan Matahari ke-28

Upacara adat desa Potato Head.

Penampil favorit kami selama satu dekade DWP

Semoga mereka main lagi di DWP tahun depan.

Indonesia Bangsa Party (?)

Emang iya orang Indonesia suka banget pesta?

Empat Tahun Spasial

Sayonara, Spasial!