fbpx

Tips abisin gaji: Bokul synthesizer!

Habiskan gajimu untuk musik!

Ngga ada kata telat untuk belajar dan ngumpulin sesuatu. Apalagi untuk sesuatu yang berbau dengan hobi atau passion kalian. Semua pasti akan kalian kejar hingga dapat.

Terkadang kita sering mendapat kendala seperti nggak tahu mulai darimana. Yaa… masalah ini sering jadi momok ketika ingin mulai mengoleksi suatu barang. Maka dari itu Frekuensi Antara mencoba membantu kalian agar hobi atau passion kalian dapat berjalan.

Kali ini Frekuensi Antara ingin memberikan petunjuk untuk kalian yang ingin membeli Synthesizer. Entah kalian gunakan untuk produksi lagu atau hanya ingin membuat gaduh rumah, itu pilihan kalian. Yang jelas beberapa hal perlu kalian perhatikan mengingat synthesizer bukan barang yang murah.

Beberapa synthesizer untuk pemula sering tidak terlihat seperti synthesizer tradisional yang terlihat mewah, Tapi bukan berarti sound yang dihasilkan buruk. Perdebatan antaran synthesizer “analog” dan “digital” memang sering ditemukan, tetapi hal itu hanya masalah selera dan kebutuhan saja.  Untuk kalian yang baru ingin membeli synthesizer berikut hal yang perlu diperhatikan.

Jangan membeli Sythesizer dengan harga lebih dari Rp 2.500.000 jika kalian adalah pemula. Sythesizer kelas atas memang bikin ngeces, pertanyaanya apakah ini yang kalian butuhkan? Synthesizer mahal memiliki fungsi yang banyak, kalian butuh waktu untuk mempelajarinya. Pilihlah synthesizer murah dan sederhana untuk dipelajari dengan begitu kalian mengerti apa yang kalian butuhkan selanjutnya.

 

Belilah synthesizer dengan sequencer. Jika kalian membeli synthesizer pertama, kemungkinan keyboard kalian memiliki kemampuan yang terbatas. Jadi pastikan synthesizer kalian memiliki sequencer dengan begitu memungkinkan kalian untuk menulis melodi dan bassline. Kalian dapat dengan bebas men-tweak hal-hal seperti cutoff dan resonance atau menambah efek loop pada latar belakang.

Pastikan ukurannya tidak terlalu besar. Jika kalian dalam tahap pemula, kemungkinan ruang studio yang kalian miliki hanya sebatas kamar. Belilah synthesizer yang kecil, anda bisa meletakanya di atas meja dan siap digunakan setiap saat. Synthesizer kecil memungkinkan untuk kalian bawa kemana saja, sehingga kalian dapat memainkanya dimana pun.

Jika anda seorang pemula belilah synthesizer dengan speaker internal. Kemungkinan anda belum memiliki speaker, mixer, ataupun soundcard untuk mengeluarkan suara synthesizer kalian dengan speaker internal membebaskan kalian untuk mendengar suara daripada menggunakan headphone.

Semoga tips-tips di atas dapat membantu kalian untuk menentukan synthesizer pertama kalian. Sekali lagi habiskan gajimu!

 

 

Be the first to comment.

You must be logged in to leave a comment.

Related News

Buchla 100 Series Bangkit dari Kubur

Kabar baik bagi para manusia modular

Tentang Levi’s 501

Happy Levi's 501 Day! Punya cerita seru dengan jeans ikonis ...

Belanja Barang Penting di Harbolnas

Hasil kurasi yang nggak perlu diragukan lagi...

Belajar Synth lewat HP dengan Ableton

Interaktif, mudah, dan tentunya gratis.