fbpx

Norwegian Disco: Berkenalan dan merayakan

Usaha kolektif menampilkan citra negara lewat suara.

Lebih dari 20 tahun lalu, sekelompok anak muda berusaha memecah kebosanan akan hidup di kota Tromso yang dingin dan terpencil. Stasiun radio dibangun, pesta-pesta digelar, lagu demi lagu ditulis, bahkan berbagai synthesizer dirakit. Hari ini, apa yang telah mereka lakukan telah membuat skena musik Norwegia memiliki warna nya tersendiri. Yang kuat dan sulit pudar, Norwegian Disco.

Seiring waktu nama-nama pelaku musik yang lekat dengan citra Norwegian Disco bertambah banyak dan semakin besar. Sebut saja Mental Overdrive, Todd Terje, Bjorn Torske, Lindstrøm, Prins Thomas, dan masih banyak lagi. Figur-figur tersebut tidak bisa disangkal telah memantik inspirasi perihal produksi dance music. Terutama karena unsur “cosmic” dalam karya-karya nya yang sudah menjadi ciri khas musik dansa Norwegia.

Ridwan G, salah satu DJ pemrakarsa serial Sunset People Project merupakan satu dari sekian banyak disjoki yang suka memasukan lagu-lagu Norwegian Disco ke dalam set nya. Menurutnya, keistimewaan sub-genre tersebut ada pada suara kick drum nya yang unik dan mengawang.

Prins Thomas, Lindstrøm, dan Todd Terje adalah tiga nama yang menurutnya berjasa memantapkan terminology Norwegian Disco. Terutama pada awal hingga pertengahaan tahun 2000an, dimana menurut Ridwan G pada saat itu Eropa sedang demam minimal techno. Dan produser-produser asal Norwegia ini datang mengangkat disco kembali ke permukaan.

Sejalan dengan Wale, DJ dari kolektif Discouture yang menempatkan Todd Terje, Prins Thomas, dan Bjorn Torske sebagai kiblat bermusiknya. Bagi Wale, ciri khas dari sound mereka bersifat timeless. Mengingat selalu ada perkembangan mutakhir dari sonic arts yang diimplementasikan pada karya-karya Norwegian Disco.

Yang menurutnya juga menarik adalah kesepakatan antar para pelakunya untuk mengaplikasikan teori dan metode yang sama dalam produksi musik. Dari sistem modular hingga keterlibatan grup orchestra yang selalu berhasil memperkuat nyawa musik khas Norwegia.

Merangkum semua cerita mengenai Norwegian Disco, sebuah film dokumenter bertajuk ‘Northern Disco Lights: The Rise and Rise of Norwegian Dance Music’ juga telah dirilis pada tahun 2016 silam. Sang sutradaraBen Davis mengikuti kemunculan disko dan techno di kota-kota besar seperti Bergen dan Oslo, mewawancarai seniman dan produser lokal yang berpengaruh padah ranah tersebut.

Northern Disco Lights juga menceritakan tentang Tore Andreas Kroknes, yang dikenal sebagai Erot, seorang seniman yang memprakarsai Norwegian sound. Ia juga dikenal lewat produksi banger pop berjudul ‘Greatest Hit’ untuk pacarnya Annie. Erot meninggal pada usia 23 tahun pada tahun 2001 karena kondisi medis bawaan. Tetapi musik dan ceritanya hidup sampai hari ini, diilustrasikan dalam rekaman VHS dan dokumentasi langka dari para pemusik muda.

Dengan rekaman spektakuler dan dramatis dari kondisi fisik Norwegia yang mengaggumkan, profil para artis yang dikupas tajam, serta penggunaan animasi dan rekaman arsip langka, film ini menunjukkan bagaimana pengaruh tiga “gelombang” musik dansa yang berbeda dari Tromsø, Bergen dan Oslo mempengaruhi kemeriahan musik dansa dunia.


 

Ingin menyaksikan dokumenter Northern Disco Lights dan berdansa dengan set dari dedengkot Norwegian Disco, Prins Thomas? Datang ke Lucy in The Sky, Jakarta tanggal 4 Februari besok! Tiket bisa dibeli di sini

Be the first to comment.

You must be logged in to leave a comment.

Related News

Memetakan Arus Bawah: Dari Budaya Berbagi, Perform...

Indonesia Netaudio Festival hadir kembali setelah absen selama empat tahun.

Xeroxed 5×2: Pasukan Cetak yang Mulai Menggeliat

Belakangan ini, dunia percetakan dan penerbitan kelompok kecil kembali bermuncul...

Visualisasi Lagu dengan Fotografi bersama Bikin Ru...

Bikin Ruang menggelar pameran foto dengan tema visualisasi lagu, berkolaborasi d...

Garapan Kolaborasi “Bali Project” oleh Sekeha ...

Pada saat itu hujan lebat, gelap gulita, kilat, dan petir bersamaan dengan suara...