fbpx

Semalam Saja: Kultur Music Disco Di Kota Bertuah

Semalam di Pekanbaru bersama Semalam Saja.

Semalam saja awalnya datang dari sang penggagas Jones, sepulangnya belajar dari Seattle punya tujuaningin membawa culture baru di pasaran edm dikota Pekanbaru, Jones mulai memainkan piringan hitam ketika ia berkuliah di Seattle, USA.

Sejauh ini perkembangan audience cukup bagus, sudah melahirkan pemain baru di kotanya. Jones mengaku hanya kebetulan Semalam Saja yang memulai scene ini di Pekanbaru dan berharap kedepannya music dan attitude yang mereka impor dapat dinikmati banyak orang di Ibukota Riau ini. Komunitas ini menawarkan acara music yang lebih segmented, yang terinspirasi dari musik electronic, house and disco/funk. Tapi karena di Pekanbaru belum ada yang membawa kembali music disco scene, mulainya dari sana. Jones mengajak tiga temannya Albert, Octa, Itank dan Dina untuk menyusun formasi yang lebih solid.Untuk event regular Semalam Saja bermain di hari selasa disalah satu bar and kitchen yang cukup dikenal di Pekanbaru.

Kesulitan untuk mendapatkan piringan hitam tidak membuat semalam saja berhenti dalam membawa culture music baru dikota ini, sejauh ini semalam saja sudah membuat beberapa movement, salah satunya dikenal dengan ‘I Need More Disco’.

Be the first to comment.

You must be logged in to leave a comment.

Related News

Memetakan Arus Bawah: Dari Budaya Berbagi, Perform...

Indonesia Netaudio Festival hadir kembali setelah absen selama empat tahun.

Xeroxed 5×2: Pasukan Cetak yang Mulai Menggeliat

Belakangan ini, dunia percetakan dan penerbitan kelompok kecil kembali bermuncul...

Visualisasi Lagu dengan Fotografi bersama Bikin Ru...

Bikin Ruang menggelar pameran foto dengan tema visualisasi lagu, berkolaborasi d...

Garapan Kolaborasi “Bali Project” oleh Sekeha ...

Pada saat itu hujan lebat, gelap gulita, kilat, dan petir bersamaan dengan suara...