fbpx

Slits luncurkan podcast

Kalau podcast punya bar

Di era digital seperti sekarang ini layanan streaming menjadi penyelamat musichead untuk mendengarkan lagu setiap harinya. Apalagi radio yang dulu jadi destinasi idaman para penggila musik mulai ditinggalkan dan beralih ke streaming. Menjadi satu alasan bagi Slits, music bar di bilangan Dharmawangsa, Jakarta Selatan untuk mencoba peruntukan di era digital ini dengan meluncurkan website Slits.tv.

Di Slits.tv kalian dapat mendegarkan mixtape dari resident DJ mereka Heru, Artificical, dan Baldi Calvianca, serta kedepannya bakalan ada mixtape dari guest DJ yang bermain di bar Slits. Selain mendengarkan mixtape dari residen DJ Slits dalam website kalian juga bisa mendengarkan program-program acara yang dipandu oleh mereka, seperti Heru yang memiliki program ‘Are you there’ membahas sepuluh lagu yang merubah hidup tamu yang diajak Heru. Seperti pada sesi pertamanya dimana Heru mendatangkan Dipha Barus. Lalu Artificial dengan program ‘Session Space’ dengan lagu-lagu pagi dan sehabis kantor.

Podcasting sendiri sudah lahir dari era 80-an dimana pada masa itu podcast disebut dengan “audioblogging.” Namun pada awal 2000-an ketika internet dan Ipod mulai jadi teknologi vital bagi banyak orang, podcast kembali menjamur- tepatnya pada tahun 2004.

Heru, salah satu founder dari Slits mencoba menjelaskan kenapa mereka meluncurkan podcast “karena radio mulai ditinggalkan dan orang-orang lebih memilih dengerin podcast makanya kita keluarin. ” ungkapnya.

Selain itu wajah baru Jakarta menjadi alasan kedua bagi bar dengan inspirasi minuman Jepang tersebut “sekarang MRT (Mass Rapid Transit) udah jadi, nanti orang akan beralih ke podcast dan ninggalin radio” tukas Heru.

Seperti yang kita ketahui Slits sebelum membuka pintunya merupakan radio podcast bernama UP. Ini juga kenapa podcast Slits bisa lahir. Sebastian, founder lain dari Slits mengatakan “awalnya emang mau bikin podcast, bar menjadi penopang bisnis.”

 

 

 

Be the first to comment.

You must be logged in to leave a comment.

Related News

Melihat Ata Ratu Live di Bali

Sang Ratu Jungga yang sudah lebih dari 40 tahun berkarya, menyanyikan lagu-lagu ...

Apa dan Bagaimana Musik Elektronik Tumbuh di Kota Bandung?

Musik elektronik di Kota Bandung yang berkembang berkat akses media, koneksi Ban...

Peristiwa Menonton dengan Semangat Kolektivitas: Café Society

Menghidupi apresiasi film dengan Ruang MES56, Bakudapan, dan Forum Film Dokument...

Proses Soundscaping T-27 Thrive Motorcycles

Sebuah cerita pertemuan dua craftsman yang memutuskan untuk memajukan karya mere...