fbpx

Taking Back Sunday: You’re (not) So Last Summer!

It’s heartening to see a band sticking to their guns, while not being afraid to embrace what got them there in the first place.

Menonton live performance sebuah band favorit kalian adalah perkara menyenangkan dan mudah, tak perlu diganggu dengan hal hal tetek bengek seperti politik misalnya. Dan entah orang gila dari mana yang mengundang mereka perform di Jakarta, tanpa berpikir panjang saya mengosongkan untuk menonton Taking Back Sunday. It’s heartening to see a band sticking to their guns, while not being afraid to embrace what got them there in the first place.

Ditengah berulang kali mereka berganti personil dan constant reinvention diantara 7 album mereka, TBS have grown into a solid arena rock band, and their latest release All Ready To Go takes them right back to basics with chunky guitar lines, simple refrains and minimal pretense.

Tentu saja malam itu adalah satu malam yang sulit dilupakan. Dimulai dengan seluruh materi dari album Tell All Your Friends, show malam itu sungguh menyenangkan karena sepertinya seluruh penonton sudah begitu sangat merindukan kedatangan mereka sehingga suara mereka begitu kencang terdengar. Kami bisa menyaksikan aksi memukau Adam Lazzara dengan aksi melempar micnya. Beberapa detail lain agak sulit mengingatnya karena ternyata saya begitu hanyut dalam 21 lagu mereka malam itu.

Secara keseluruhan yang saya kagumi dari konser mereka kemarin di Jakarta, Taking Back Sunday bermain all out tak peduli seberapa banyak penonton yang datang. Mereka bermain di hadapan 300 orang fans seolah yang datang 100 kali lipatnya. Ditemani kualitas produksi yang maksimal, experience konser sangat dibantu oleh crowd yang hafal sekitar 75% lirik lagu.

Taking Back Sunday memiliki catatan personal dalam irisan perjalanan saya sampai hari ini. Dimulai ketika mulai mengenal mereka di tahun pertama saya menuntut ilmu di suatu perguruan tinggi di Bandung, kuping saya seperti tersedot perhatiannya terhadap band ini diantara ratusan band sejenis di genre ini. Musik emo adalah menu harian saya waktu itu, dengan segala playlist di ipod dan proses pencarian band dengan lirik yang saya suka mewarnai hari hari saya menuntut ilmu. Untuk kalian yang baru saja mengenal Taking Back Sunday dan bingung ingin memulai dari mana, mungkin kalian bisa mulai dari album Tell All Your Friends.

Be the first to comment.

You must be logged in to leave a comment.

Related News

Memetakan Arus Bawah: Dari Budaya Berbagi, Perform...

Indonesia Netaudio Festival hadir kembali setelah absen selama empat tahun.

Xeroxed 5×2: Pasukan Cetak yang Mulai Menggeliat

Belakangan ini, dunia percetakan dan penerbitan kelompok kecil kembali bermuncul...

Visualisasi Lagu dengan Fotografi bersama Bikin Ru...

Bikin Ruang menggelar pameran foto dengan tema visualisasi lagu, berkolaborasi d...

Garapan Kolaborasi “Bali Project” oleh Sekeha ...

Pada saat itu hujan lebat, gelap gulita, kilat, dan petir bersamaan dengan suara...