fbpx

Tiga Tahun Setelah Lo-Fi House Merajai Youtube

Pasti lo sering ketemu lagu-lagu ini di Youtube.

Sudah tiga tahun belakangan, kegiatan mengeksplor musik elektronik di Youtube mengantarkan kita pada pada track yang itu-itu saja. Sering kali berujung pada lagu House buram yang terbilang lembut. Sederet track dengan formula serupa; drum yang diredam, synth yang fuzzy, serta efek berdebu khas pita kaset tua di sepanjang lagu. Pendengar menyebutnya sebagai Lo-fi House.

Kehadiran sub-genre ini dinilai sebagai antidot dari musik elektronik yang diproduksi dengan megah. Tanpa breakdown dan part yang meledak-ledak, Lo-fi house justru memesona lewat kemampuannya menghipnotis masyarakat internet.

Meski sering menuai kritik sebagai sub-genre tanpa ambisi- yang populer secara instan dan dinilai tidak akan bertahan lama. Namun tidak bisa disangkal bahwa kehadiran lo-fi house house yang digenapi oleh label-label seperti L.I.E.S, 1080P, dan Lobster Theremin ini telah dan akan membekas bagi banyak penikmatnya. Pada beberapa track yang populer, kolom komentarnya bahkan dipenuhi puji-pujian yang mendalam dan sangat sentimental.

Selain algoritma Youtube, yang harus bertanggung jawab atas popularitas lo-fi house adalah empat produser yang jadi pionir nya. Mereka adalah Mall Grab, Rose From Friends, Baltra, dan DJ Boring. Semenjak lagu-lagunya naik di Youtube pada 2015-2016, mereka sudah mendapatkan jutaan views untuk masing-masing track andalan nya.

Setelah kurang lebih tiga tahun berjaya di jagat maya, kami kembali menengok keberadaan empat track milik empat produser tersebut. Yang mungkin saja suatu hari nanti akan jadi artefak penting bagi sejarah musik elektronik dunia.


DJ Boring – Winona
Jumlah Tayang: 4,2 juta kali

Diupload oleh akun Slav pada momentum yang tepat, yakni bulan September 2016, tiga bulan dari dirilisnya serial TV yang laku keras ‘Stranger Things’ (Juli 2016) yang diperankan oleh Winona Ryder. Efek nostalgia dari foto masa muda sang aktris mungkin jadi alasan utama didapatkannya 600.000 views di tiga bulan pertama penyanangannya (Desember 2016).

Dilihat dari kolom komentar, bagi banyak pendengar track dengan sample wawancara Winona Ryder di tahun 1999 ini pantas untuk diulang berkali-kali. Track berdurasi 8 menit ini dinilai dapat mengundang rasa tenang lewat suara kick yang tipis dan repetisi dua chord.

Namun karya-karya DJ Boring hari ini sudah tidak lagi serupa dengan ‘Winona’. Tristan, nama asli di balik moniker DJ Boring bahkan menghapus track ini dari akun souncloudnya. Sejalan dengan set nya yang kini lebih eklektik dan berwarna.


DJ Boring akan tampil untuk pertama kalinya di Jakarta pada akhir bulan Januari. Tunggu info lengkapnya di Frekuensi Antara!

 


Baltra – Fade Away
Jumlah Tayang: 2,5 juta kali

Visual yang dipakai oleh kanal OOUKFunkyOO sebagai latar dari lagu ini adalah footage suasana pantai di era 70an. Namun yang tampak bukan citra aktifitas tepi laut yang ceria, melainkan muram- apa lagi dengan efek slow motion nya.

Seperti wanita yang amat cantik jelita, nomor lo-fi house dengan sentuhan acid ini menerima bukan hanya tanggapan positif, tapi juga prosa-prosa ala netizen di kolom komentarnya. Beberapa diantaranya menciptakan narasi tentang momentum terbaik untuk mendengarkan lagu ini.


 


Mall Grab – Can’t (Get u Outta my Mind)
Jumlah Tayang: 3,8 juta kali

Pilih lagu Alicia Keys yang paling sexy, “Feelin’ U, Feelin’ Me” percepat sedikit temponya, tambahkan ketukan drum, dan synth yang halus. Sebuah track dengan romansa musim panas siap meleleh di telinga.

Nomor yang dirilis dalam EP bertajuk Sun Ra tersebut berhasil membesarkan nama produser asal Australia ini. Dan dengan dipakainya teknik serta karakter sound yang sama hingga hari ini membuktikan bahwa Jordon Alexander alias Mall Grab adalah pemain kunci pada sub genre Lo-fi House.


 


Ross From Friends – Talk To Me You’ll Understand
Jumlah Tayang: 5,4 Juta Kali

Track rilisan label Lobster Theremin ini membuktikan kalau Lo-fi House memang merupakan teman baik kala sendiri. Bisa didengarkan dengan sistem suara canggih, tapi akan lebih nikmat jika menggunakan headphone.

Enam menit ketukan house yang di-mute bersama dengan pilihan vokal pitch rendah yang menghanyutkan. Membuat ‘Talk to me you’ll Understand’ menjadi karya underground yang paling banyak ditonton di Youtube. Jangan lupa juga part terbaiknya; solo gitar cantik yang terdengar usang.


 

Be the first to comment.

You must be logged in to leave a comment.

Related News

Garapan Kolaborasi “Bali Project” oleh Sekeha Okokan Brahma Diva dan Bali Extreme Drummer

Pada saat itu hujan lebat, gelap gulita, kilat, dan petir bersamaan dengan suara...

Seni Berhala Seni, Menghitung Nilai Investasi di Art Jakarta 2018

Seorang pria berjaket kuning mencairkan suasana serius dengan lawan bicaranya s...

Angsa Hitam yang Menggabungkan Musik dan Custom Automotive

Melihat penetrasi elemen musik kolaborasi Thrive dan Kimo Rizky di website custo...

FUNCTION 1.0: Mempertahan Karya Agar Terus Teringat

Membangun suatu event musik yang terus diingat tidaklah mudah sehingga membangun...