fbpx

Psytrance: Yang Perlu Diketahui Sebelum Menikmatinya

Ternyata Psytrance lebih dari sekedar musik

Dentuman ketukan cepat berbalut suara-suara halusinatif. Musik Psytrance beserta gelaran nya memang bukan sesuatu yang umum untuk dikonsumsi banyak orang. Namun seperti berbagai gelombang musik lain yang (awalnya) terdengar aneh, Psytrance menyimpan segudang hal yang membuatnya menjadi begitu menarik

Komposisi musik tentu harus jadi alasan utamanya. Tapi bukan hanya itu, karena kekhasan yang dimiliki oleh para pelaku hingga penggemarnya juga menjadi satu aspek paling menonjol dari perkembangan Psytrance.

Kami berbincang dengan Boedi, sosok dibalik gelaran rutin pesta Psytrance yang ia kerjakan bersama kelompok Natura Creative. Sebelum datang ke acara nya Sabtu besok, beberapa hal soal Psytrance dari DJ dengan moniker BLDR ini sepertinya harus kalian ketahui.

 

Bergaya psikedelik bukan keharusan
Kebebasan untuk menjadi diri sendiri sebenarnya adalah hal yang paling mendasar dari arahan berpakaian saat datang ke acara Psytrance. Bahkan bisa disimpulkan sebenarnya tidak ada arahan dalam berpakaian.

“Jadi kalau mau pake baju tie dye, atau baju lukisan psychedelic, baju adat, atau kostum apa gitu ya silahkan. Tapi dalam acara psy balik lagi, yang penting adalah just be yourself. Always bring and spread the positive vibes.” Ungkap Boedi.

 

Kehangantan komunitas Psytrance yang luar biasa
Banyak penikmat yang melihat Psytrance lebih dari sekedar musik, melainkan panggilan yang muncul dari pengalaman-pengalaman pribadi dan relasi nya dengan alam. Hal ini lah yang mendasari penggemar Psytrance untuk memberi nilai lebih terhadap sesamanya.

“There’s no judgement sih di acara psy. Yang penting seru-seruan bareng. Kalau dari cerita temen gua yang udah pernah ke acara psy di outdoor, dia waktu itu katanya dateng cuma sendiri ato berdua gitu, terus pas selesai jadi rame-rame dan jadi deket sama yang tadinya strangers.” Cerita Boedi saat menggambarkan keunikan audiens Psytrance.

 

Lain tempat, lain pula cara komunitas Psytrance bergerak

Psytrance identik dengan gelaran-gelaran nya yang diadakan di luar ruangan dan bersifat tersembunyi. Untuk itu, para pelaku di kota-kota tertentu seperti Jakarta harus melakukan penyesuaian agar vibe Psytrance yang autentik tetap tersaji dengan maksimal.

Meski berangkat dari misi menyebarluaskan music Psytrance, namun kolektif Natura juga menjelaskan bahwa komunitas Psytrance di wilayah lain memiliki gaya beraktifitas nya sendiri. “Budaya Psytrance di beberapa daerah atau di luar (negeri) tuh mereka lebih menghargai sesuatu yang jalannya independen dan benar-benar sendiri. Mereka juga kurang suka sama exposure dari luar. Bahkan ada juga komunitas yang sampai enggak mau diliput media, dan juga enggak punya sosial media.”

 

Ada banyak penggiat Psytrance Indonesia yang perlu kalian simak
Trance memang sudah lama digemari di Indonesia. Menyusul setelahnya, Psytrance -yang tidak kalah dalam mencetak berbagai figur hingga komunitas yang pantas mendapat apresiasi tinggi.

Boedi merekomendasikan beberapa diantaranya. “Danu DS dari Bali, anggota dari Psilo Project. Dia keluarganya gokil sih, dari kakeknya sampai dia semuanya dengerin Psytrance. Emang keluarga psytrance tuh! hahaha.” Produser Artivect dari kota Malang, gelaran Dance for Peace, dan komunitas Psilo Project juga menyusul disebut-sebut sebagai komunitas yang berjasa bagi perkembangan Psytrance di Indonesia.


 

Be the first to comment.

You must be logged in to leave a comment.

Related News

KOLEKSI: Lagu Indonesia Langka dalam Koleksi Merdi Diskoria, Indo Cosmic hingga Guruh Anti Narkoba.

Untuk seorang kolektor vinyl seperti Merdi Simanjuntak, berbagai ragam bentuk pe...

Cerita Dibalik Sistem Profit Sharing di Jakarta

Sekarang, dari segi klab sampai ke kafe dan restoran, budaya profit sharing seri...

4 Tontonan untuk Mengalihkan Kita dari Narasi Teror dan Radikalisme Berita Nasional

Daripada mengikuti berita mengenai terrorisme yang tak kunjung henti cuman men...

Katalis Kota: Sepenggal Sejarah Budaya Dance Music di Jakarta

Musik itu angin, partynya fokus, DJ itu udah kayak foto model dan mungkin Jakart...